Jakarta,3febuari2014
Entah berapa detik yang terlewatkan begitu sajaPenantian yang belum terakhir
Tidak terasa sudah hari ke135 kita saling mengenal
Melewatkan yang pernah ada diantara kita
ini kelima kalinya ditanggal 3
Mengingat segalanya yang pernah kita rasakan
Campur aduk sudah kurasakan
Aku pernah merasakan rasanya berhadapan dengan sosok dingin
Hati yang pernah menjadi barang antik
Waktu yang terasa begitu lama
Kadang waktu begitu terasa cepat jika bersama
Tapi semua sudah berakhir
Setelah tiada tali pengikat itu
Aku selalu berharap
Aku menunggumu tanpa kepastian
Menunggumu dengan sabar disini
Tapi aku tak pernah ragu
Aku selalu percaya kamu akan kembali
Karna ada Tuhan yang selalu bersamaku
Tapi aku sudah terlau lelah
Membuang waktuku percuma
Aku telah dibutakan segalanya
Sampai-sampai aku menutup hati ini untuk siapapun
Padahal bila ditanya siapa yang paling bodoh?
siapa yang paling sakit hati?
jawabannya aku !!
Aku terlalu bodoh menunggumu dan menantimu
Yang jelas-jelas tidak akan kembali kesini
Dan mengulangi segalanya
Rasanya tuhhhhhhhhhhhhhh
hancurrrrr,retakkkk,dingin,sepi,...sunyi..diammmmmmmmm...
Dan tidak seperti biasanya
Tidak adalagi pelangi yang biasanya menanemiku sehari-hari
"AMPUNI AKU YANG TELAH MEMASUKI KEHIDUPAN KALIAN
MENCOBA MENCARI CELAH DALAM HATIMU
MAAFKAN AKU KARNA TIDAK MENGERTI AMARAHMU"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar