Sabtu, 15 Maret 2014

terimakasih dengan penuh makna

Terima kasih buat kamu yang pernah datang , lalu menghilang begitu saja .
Terima kasih untuk kamu yang pernah ada , dan kini telah tiada .
Terima kasih pernah menghibur diriku , lalu kabur jauh entah kemana .
Terima kasih telah meninggalkan harapan , lalu menjatuhkanku begitu saja .
Terimakasih pernah mendekat , lalu menjauh .
Terima kasih pernah perduli terhadap diriku , lalu kamu tak acuh kepadaku lagi .
Dan akhirnya kamu pernah kembali untuk bersinggah kedua kalinya .
Kamu datang dengan membawa sekuntum mawar merah , awal pertanda permohonan maaf .
Dan membawa semua kenangan dulu , dan mengajakku untuk mengulang masa lalu itu .
Terima kasih sekali lagi atas itu smeua , ku terima ,awar itu .


Tapi aku memang tak bisa , karna aku sudah terlalu sakit dengan itu semua .
Ini memang sudah jalan kita , dan Tuhan yang membuat semua jalan cerita ini .
Kadang Tuhan mempertemukan 2 manusia laki-laki dan perempuan .
Untuk saling mencintai dan menyayangi , tapi tidak untuk saling memiliki .
Contohnya seperti kita ini , dua sejoli yang tak pernah bersatu .
Yang deketnya udah lama , cuma ditakdirin sebagai teman saja .


Aku kini bahagia dengan kehidupanku yang sekarang .
Meski tanpamu aku tetap bahagia .
Karna ada Tuhan , keluarga dan sahabat yang menyayangiku .
Seperti hal nya kamu , kita sudah berbeda .
Kamu dan aku sudah mempunyai kehidupan masing-masing .
Dan kita juga saling cuek dan bahkan nggak pernah ketemu lagi .
Kita itu sekarang udah bagaikan air dan minyak .
Yang nggak akan pernah bersatu dan bahkan nggak akan pernah .
Mungkin ini udah jalan kita , sekali lagi terimakasih .


Terimakasih pernah ada dikehidupan masalalu saya dan saya pernah bahagia didekat anda .
Semoga kita akan bertemu dilain tempat dan waktu .
Tanpa ada rasa dendam sedikit pun diantara kita .
Semoga diawal pertemuan kita nanti akan ada selalu senyuman dan diakhiri dengan senyuman itu lagi .
Bukan diawali senyuman dan diakhiri dengan tangisan itu .



Tidak ada komentar:

Posting Komentar