Aku itu terlahir dari keluarga yang berkehidupan lebih , aku anak pertama dari 3 bersaudara . Namaku Elis Manera panggil saja aku elis dan sekrang aku duduk dibangku SMA kelas X . Aku sekolah disalah satu sekolah swasta diJakarta dan ini pertama kalinya aku sekolah diswasta . Ini lah sekolahh baruku , sekolah yang terlihat luas padahal dalamnya tidak selama sekali .
Sudah hampir setahun aku mencari ilmu digedung tua ini , yang bertembok hijau dengan campuran cat yang udlu masih menempel . Diwilayah sini , sekolahku termaksud sekolah vavorite katanya sih . Selama beberapa bulan disini aku mulai merasa akrab dan cocok dengan kawan-kawan ku . Sampai akhirnya hatiku terpanah asmara , benih-benih cinta itu bermunculan .
Yoga ada cowo yang lumayan populer bagi angkatanku , dia itu cowo multitalent dan banyak wanita yang menyukainya . Yoga itu sekelas denganku , duduknya pun tak jauh dari kursiku . Lama-kelamaan perasaan yang aku pendam selama ini semakin memuncat dan tidak bisa disembunyikan lagi . Puncaknya pada saat ke5 bulan aku sekolah disini dan aku melontarkan semuanya yang aku pendam selama ini .
Aku pertamanya malu , sampai akhirnya ia memulai pembicaraan dan dimulai dari situ aku tak henti-hentinya mengeluarkan semuanya yang telah aku pendam . Dan aku merasa sedikit lega dan ada lagi yang aku takut kan , aku takut dia malah jadi menjauhiku . Benar saja dugaanku , dia bilang hanya ingin berteman saja katanya kalau pacaran nanti kalau putus akan menjadi musuh . Dan aku menerima dengan setngah-setengah anatara ikhlas dan tidak .
Tidak sampai disitu perjuanganku , teman sekelas ku mengetauhi kejadian itu dan kami jadi bahan perbincangkan saat itu . Rasa malu,senang,takut campur menjadi satu dan aku bisa menghadapi itu semua . Tidak lama setelah kejadian itu , dia nyuekin aku dan yaudah aku pun sebaliknya begitu . Pada akhirnya saat aku sedang asik-asiknya membaca novel yang baruku beli kemarin , iya menghampiri dan bertanya tentang kabarku .
Dia datang lagi kedalam kehidupanku dan aku tidak tau tujuannya ia kembali untuk apa . Dia seolah-olah ingin mengulang yang kemarin iya sia-siakan dan aku hanya mengikuti alur ceritanya . Hari semaki hari kami menjadi dekat kembali , iya setia menemani kemana pun aku pergi . Dan dia juga senang mendengar cerita-ceritaku dan bahkan dulu yang kami tidak pernah foto bareng sekarang jadi sering .
Sampai akhirnya awal tahun itu merubah segalanya , yang tadinya jauh dariku kini dekat . Yang dahulu sangat dkat denganku kini menjauh , entahlah aku tidak mengerti . Diawal tahun itu , Yoga pergi meningalkan ku tanpa ada kata perpisahan maupun hanya sekedar pamit . Hatiku begitu sakit dan kini aku sedang berusaha untuk menutup , menguburnya dalam-dalam .Ternyata dia maish sama seperti dulu , yang pergi secara tiba-tiba dan datangpun kadang-kadang .
Setelah kejadian itu sudah terlupakan , aku mendapatkan masalah baru temanku menjauhiku . Setelah kau cari tau sedetail mungkin , ternyata aku itu benar-benar jahat . Aku sering mengatakan "kalau ingin minta bantuan , harus pakai kata tolong bisa kan ?" .Dan aku hanya bisa mengucapkan iatu , tapi aku sendiri pun melanggarnya-_- Aku sering kali meminta sesuatu kepada temanku tanpa bilang kata "tolong ! bisa bantu ?" betapa jahatnya diriku .
Mereka itu yang kau sakiti hatinya , teman-teman terdekatku dari awal masuk sekolah . Aku nggak abis fikir aku sejahat itu , menyakiti mereka yang jelas-jelas beteman denganku tulus . Tettapi terkadang aku suka merasa tidak cocok dan tidak sejalan jika bermain dengan mereka .
Sampai akhirnya temanku benar-benar nyuekin dan meningggalkanku , aku ngerasa sendiriian nggak punya teman . Aku itu kadang ngerasa :
tohhh..aku ini anak dari kalangan atas , aku mampu bayar orang buat penuhin kebutuhanku . So ngapain aku capek-capek kesan-kesini :D tinggal bayar aja beres . Aku ngerasa nggak pantes yang namanya main sama kaum bawah yang tak memiliki harta sebanyakku . Mereka ku ajak makan disini , pergi kesana selalu beralasan nggak punya uang atau menghambur-hamburkan uang .
Sampai sekarang aku masih tidak sejalan dengan mereka kaum dibawahku dan kini dikelas aku bermain sama teman-teman sekaum denganku . Kini kaum bawah hanya terdiri dari beberapa orang saja dan entah sampai kapan kau bisa kembali berkumpul dengan mereka dan mencuci otakku yang sekarang ini . Jujur aku benci dan kesal dengan jalan pikiranku yang seperti ini .
Aku bingung , mengapa aku ngerasa nyaman dengan mereka yang sederajarata denganku .
Dan aku merasa nggak pernah sejalan dengan mereka yang dibawahku?
Aku sejujurnya tidak mengerti dengan jalan pikiranku
Aku memang merasakan kesengan dengan kehidupan glamor , tapi aku merasakan kesepian .
Terkadang aku ingin kembali seperti dulu , menikmati hidupku dengan orang-orang yang menyayangiku bukan menyayangi hartaku .
Aku merindukan kalian teman , aku ingin kita berkumpul seperti dulu .
Tapi aku takut itu tidak akan terjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar